sarungtenun

Icon

tentang kehidupan dan filosofinya. apa pun yang anda pikirkan semestinya saya memikirkannya dengan berbeda.

penegakan hukum maya dan aspirasi kurang nyata

Apakah selama ini dalam upaya penegakan hukum cyber di Indonesia, para pelaku dunia maya mendapatkan cukup ruang untuk menyalurkan aspirasinya?
saya menanyai sekitar tujuh orang cyberactivists dan founder beberapa forum hacker populer di Indonesia, dan jawabannya: “tidak”.
mereka mengabstraksikan bagaimana pengalaman dan wawasan mereka terhadap kejahatan maya dengan penanganannya
[to be continues]

Advertisements

Filed under: Basic, cyber, cyberlife

cybercrime: uncovered

Seorang pelaku utama dalam kejahatan kriminal ada di suatu tempat di Latin. Menyusun links-nya di dunia underground, dia menggunakan internet untuk menarik benang tersamar dari jaringan imajiner berbagai pihak yang memiliki kebencian dengan Washington. Tak ada sesuatu pun yang dapat lolos dari tokoh utama kebencian ini: pornografi online, penipuan, corporate blackmail. Semua hal itu untuk memenuhi ego dan mengembangkannya. Dan di dalamnya, sesungguhnya, terdapat permasalahannya sendiri. Suatu ketika, saat ia mulai menjadi sombong, perhatiannya menjadi terlalu luas dan segala fokusnya memaksa ia untuk akhirnya muncul ke upground.
Sering dikatakan, dalam tingkatan hacker, kejahatan hanya dapat diketahui karena adanya kecerobohan dan ketidak hati-hatian atau karena adanya ketidaksukaan dari salah seorang relasi atau teman yang menjadikan informasi kejahatan itu bocor. Oleh karena itu sering ada ungkapan ‘nothing secure’, tak ada sesuatupun yang aman.
Ada sebuah kisah (dari crime-research.org), sebuah network: Russian Business Network (RBN)—diketahui dipimpin oleh keponakan dari seorang politisi terkenal Rusia—telah menarik perhatian para pakar keamanan jaringan di berbagai penjuru dunia. Kini, setelah secara serta merta menghilang dari pantauan radar, diyakini bahwa grup ini telah memindahkan operasinya ke China. Sementara itu, di Inggris, anggota dari sebuah organisasi yang menggunakan website ShadowCrew mungkin menghadapi penuntutan berat bulan berikutnya untuk penipuan online. Dimanapun kau melihat, kejahatan berbasis web ada di dalam media massa. Setiap orang –kemungkinan besar—telah berpengalaman dalam tak menghiraukan sebuah email yang berisi klaim dari sebuah bank tertentu, yang meminta detil akun (sebuah proses yang dipahami dari ‘phising’). Ada jutaan kejadian kejahatan online di inggris tiap tahunnya.
Cloud

Filed under: cybercrime, Notes, , ,

anonimity vs business? tidak selalu

apa yang akan terjadi jika semua pengguna internet memaksakan diri memakai identitas yang anonim, nama yang dipakai bukanlah nama sebenarnya, identitas yang dipakai bukan identitas yang sebenarnya. jika demikian maka segala bentuk manipulasi akan menemui tahapan menuju absolut. tapi apa jadinya jika memang demikian.
microphone
para pengguna i-net kian berkembang dalam melakukan antisipasi terhatap potensi ancaman pencurian identitas yang bisa dimanfaatkan para pihak yang potensial melakukan tindak kejahatan dengan mengeksploit berbagai informasi di dalamnya. maka dengan melihat makin beresikonya keterusterangan dalam menjelaskan identitas pribadi di akun-akun pertemanan sosial i-net, pengguna i-net akan lebih merasa aman memakai identitas palsu.
kenyataannya, alasan memakai identitas palsu tidak selalu datang dari pengguna yang bertujuan untuk menghindari berbagai tindak kejahatan yang potensial. pemakaian identitas palsu juga dilakukan oleh pihak-pihak yang ada di sisi berlawanannya.

permasalahan terbesar yang dihadapi dari anonimitas adalah berbagai usaha yang memanfaatkan atau memerlukan identitas asli. seperti lelang di Ebay dan berbagai bisnis resmi online yang perlu memakai identitas asli pemakai, atau pengguna jasanya. karena situs-situs semacam Ebay akan kacau balau jika para anonimouses itu bersama-sama beraksi di akun-akun fiktif di Ebay. bagaimanapun bisnis online adalah satu bagian besar yang sangat membutuhkan identitas asli Anda. jika Anda masih ngotot memakai mode anonim, maka pakailah tangan kedua atau ketiga dan seterusnya, yaitu tangan-tangan mereka yang ‘bisa’ tidak anonim dan biasa bertransaksi.

transaksi menjadi bagian komunikasi yang penting dalam berbisnis online, delivery, paypal, trust, personal contact menjadi solusi-solusi, atau aplikasi-aplikasinya. bagaimanapun bisnis jual-beli kini masih membutuhkan kontak fisik dan kepercayaan karena benda-benda yang dibeli, dikirimkan lalu diterima memiliki tak kurang dari tiga dimensi.

di luar pilihan tentang sentuhan tiga dimensional, berbagai service dan jasa online adalah merupakan bisnis yang potensial untuk mereka yang masih mencintai anonimitas dan ingin mempunyai penghasilan lebih bagus. walau dengan kejelasan identitas akan meningkatkan rating popularitas. dan service security online adalah salah satu bidang yang masih menempatkan anonimitas dalam level di bawah profesionalitas, profesionalitas sang pakar security i-net. di dunia maya profesionalitas dengan tidak menghiraukan identitas asli tetap dihargai, nilai yang dicari adalah keamanan, yang pastinya akan memberikan profit setimpal bagi sang satpam. 🙂

dalam persaingan yang kian tak mengenal konsep pasti, dalam ruang-ruang bisnis yang saling-silang melalui dan menerobos dinding-dinding maya, pilihan keamanan dan keselamatan di dalam mayantara yang terus berkembang menjadi kebutuhan sekunder, setelah kemudahan akses. sekuriti i-net menjadi kebutuhan saat menyentuh ruang-ruang privat dimana identitas disembunyikan, dimana data-data penting diarsipkan. intinya serupa, yaitu menyembunyikan yang sangat pribadi, dan ke’pribadi’an itu berbeda-beda. tetapi tidak mengenal strata, dengan ringkas adalah: pribadi itu sendiri adalah privat, privat itu sendiri sangat pribadi, personal. kita selalu memakai kata yang mewakili ‘ke-satu diri-an’ untuk menjelaskan maksud ‘kerahasiaan’, ‘bukan untuk publik’, atau lebih dalam daripada itu.

tetapi bagaimanapun semua informasi yang kita letakkan di dalam i-net tentang sedalam apa pun kerahasiaannya, itu juga menjadi accessible untuk mereka yang memiliki kemampuan lebih. bagi seorang techy yang lebih memahami teknologi, rahasia-rahasia yang kita letakkan di dunia maya ibarat sebuah peti harta karun dari beton yang ditanam dan diletakkan di tepi jalan. bagi mereka yang berkemampuan teknis lebih baik dan memiliki maksud buruk, pilihan selanjutnya adalah, “bagaimana membuka kotak?” apakah memakai martil untuk mengikis bagian sisi-sisinya dengan pelan dan pasti, mencoba melakukan perusakan pada kuncinya, atau menempelkan peledak di sekeliling kotak lalu meledakkannya dengan resiko sebagian benda yang disimpan akan rusak. itu adalah pilihan yang mungkin searah dengan seberapa perluya kehati-hatian dalam mencuri akses informasi.

Filed under: cyber, cyberlife, Notes, , ,

Archives

sarung tenun

saya suka dengan hal-hal yang beraroma kehidupan, segarnya dan indahnya mengikuti semuanya dengan senantiasa waspada dan penuh selidik, menggali hikmah adalah utama untuk selalu mengingatkan kita kepada 'sumber' segalanya.
saya belajar hal-hal yang menarik untuk saya sendiri. islam, desain grafis, hukum, filsafat, web mastering, sosiologi. dan semua yang berkaitan dengannya. dan saya suka berbagi banyak hal, sebatas pemahaman dan pengalaman saya. sebagai manusia pada umumnya.

%d bloggers like this: